PROFIL
HADRAH/SINOMAN
AL KAROMAH
MTS INTISYARUL MABARRAT
ALAMAT : JL KH. ABDUL GHANI RT. 03
DESA KERAMAT KECAMATAN HAUR GADING
KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA
A.
Latar Belakang
1.
Sejarah Hadrah di Haur Gading
a.
Sejarah
Kesenian Hadrah/Sinoman di Haur Gading, sudah ada sebelum jaman
kemerdekaan, hal itu kita tanyakan langsung kepada Kayi kami sendiri H. Ramli
bin Tamal, umur beliau pada saat kami bertanya tentang Hadrah di Haur Gading
sekitar 87 tahun(pada tahun 2017 saat kami main Hadrah di Desa Lumbang Muara
Uya), sekarang Beliau berdomisili di Muara Uya, beliau pindah kesana sudah
mulai sekitar tahun 60 an, kata Beliau : Hadrah di Haur Gading itu sudah sejak
aku masih kecil, bahkan ujar sidin sebelum aku lahir sudah ada Kesenian Hadrah
di Haur Gading, jaman itu ujar sidin, memakai baju seragam dan pakai baju rompi
putih dan sering juga bepergian jauh kerena ada undangan.
Hadrah di Haur Gading pada jaman dahulu berkembang dalam dua
kelompok, satu kelompok di Haur Gading Hilir, yang berasal dari desa Pulantani,
Tambak Sari Panji, Haur Gading dan Jingah Bujur (sekarang, dulu namanya Haur
Gading haja barataan) diantara para pemainnya, tukang Syair H. Midi(Abah
Pambakal Ibnu), yang mengatur anggota dalam menyiapkan tirinan dan undangan
....(Mintuha Julak Rasyid/Kayinya Isar), Nangut pamukul terbang, termasuk kayi
H. Ramli tadi sebagai anggota, para pemain itu yang tercatat dalam penelitian
kami, mungkin saja ada para pemain lain yang tidak kami ketahui, kerena
keterbatasan tempat kami bertanya, kerena banyak yang sudah meninggal.
Untuk Haur Gading Hulu para pemain kebanyakan dari Desa Keramat(sekarang
dulu Haur Gading jua), dengan para pemain Guru H. Barsih, Guru H. Astani, Guru
H. Bahran(ketiganya Qori, tukang Syair Hadrah sekaligus Maulid pada bulan Maulid,
dan dewan Guru di Intisyarul Mabarrat), bahkan menurut cerita, Guru H. Barsih
dikirim beberapa bulan ke Martapura untuk belajar Hadrah disana.
Kebanyakan dari orang yang kami sebut diatas sudah meninggal,
tetapi Allah takdirkan, kebanyakan dari anak cucu mereka juga jadi pemain
Hadrah sebagaimana Datu Kayinya.
Diantaranya ada yang jadi tukang Syair, Jali(anak Guru H. Barsih)
M. Fathullah dan Hizbullah(anak dari Guru H. Bahran), Bahruddin tukang Syair, Muhammad
Hasbi, Abdul Khair terbang(cucu dari Guru H. Barsih), Khairul Wafa(cucu dari H.
Astani) dan lain-lain.
b.
Anggota pemain
Untuk Hadrah Haur Gading Hulu anggota dari Desa Keramat dan
sekitarnya, diantara anggotanya yang pernah kita tanya yaitu saudara H.
Aseran(umur Sidin sekitar 60 s/d 70 tahun pada tahun 2017 saat catatan ini
dibuat) Beliau orang Taluk Kubah, ujar Sidin : Aku mulai lagi halus, barisan
paling belakang sampai ketengah dan kamuka sampai jadi terbang menjadi anggota
Hadrah, kerena barisan Hadrah itu menyesuaikan umur yang paling anum dibarisan
paling belakang, dan kata beliau saat masa kami itu rancak jua dapat undangan
bahkan sampai keluar daerah.
Untuk Hadrah Haur Gading Hulu anggotannya dari Pulantani, Haur
Gading, Tambak Sari Panji dan Jingah Bujur.
c.
Lagu
Lagu-lagu Hadrah jaman dulu
berbeda dengan sekarang, kalau jaman dulu kebanyakan porsi lagu berirama
padang pasir(istilah kami orang Haur Gading), seperti lagu-lagu dari Ummi
Kulsum, Faridh Al Atrasy dan musisi-musisi timur tengah lainnya, kemudian ada
selagu atau dua diisi dengan Shalawat, seperti Shalatullah, Talaal Badru dan
lainnya, umpama 4 lagu ditempat mempelai lalakiannya, 3 lagu irama padang
pasir, satu lagu Shalawat, begitu juga ditempat mempelai wanita.
Isi atau ma’na lagu juga beraneka ragam, ada lagu kebangsaan atau
cinta tanah air, seperti lagu Yalil Authan, ada lagu ketuhanan, ada lagu orang
kasmaran atau dilanda cinta seperti Ahbabina Ya Aini milik Faridh Al Ayrsy dan
lainnya.
Berbeda dengan masa sekarang, hampir semua Hadrah membawa lagu
Shalawat, seperti Hadrah Ponpes Raudhatul Mutaalimin, Al Ikhwan, Sungai Limas
dan Jingah Bujur, (Al Ikhwan dan Hadrah Jingah Bujur sudah tidak aktif lagi)
Untuk Hadrah kami Al Karomah Alhamdulillah masih mempertahankan
gaya lagu orang bahari, yaitu kebanyakan lagu berirama padang pasir dicampur
dengan shalawat.
d.
Gerakan
Jaman dulu gerakan Hadrah hanya empat macam bentuk gerakan, berbeda
dengan sekarang, sebagian Hadrah jaman sekarang sudah mulai berinovasi dalam
gerakan, tetapi dengan tidak meninggalkan sama sekali gerakan orang dahulu,
seperti Hadrah Ponpes Raudhatul Mutaallimin dan Sungai Limas.
Kami pun Hadrah Al Karomah juga ada berinovasi dalam gerakan hal
itu dikerenakan, kegiatan Hadrah jaman sekarang bervariasi tujuan kegiatannya,
kalau jaman dulu mungkin sekedar mengantar pengantin, tapi jaman sekarang
kegiatan Hadrah berbagai macam tujuan kegiatan, seperti menyambut pejabat, ikut
pawai, tampil dalam pembukaan seperti acara Musabaqah dan lainnya, oleh kerena
itu, tidak boleh tidak harus ada inovasi dalam lagu dan gerakan kerena hajat tersebut.
e.
Alat-alat Hadrah
Alat-alat Hadrah tempo dulu berbagai macam sebagaimana sekarang,
tetapi dulu ada alat yang dipakai, sekarang tidak, seperti gugucai, babun dan
lainnya(kerena pertimbangan dalam masalah Syariat Agama) atau sebaliknya,
sekarang ada dulu tidak ada seperti rawis dan roling.
2.
Sejarah Hadrah Al Karomah MTs Intisyarul Mabarrat
Hadrah Al Karomah MTs Intisyarul Mabarrat
Keramat Haur Gading berdiri sekitar tahun 2014, Hadrah Al Karomah pada dasarnya
didirikan untuk melanjutkan Hadrah milik warga Desa Keramat Khususnya dan warga
Haur Gading pada umumnya, yang sudah mulai tidak aktif lagi, disebabkan
beberapa faktor, diantaranya, kebanyakan para pemuda atau anggotanya pergi
merantau kenegeri orang(kerena susahnya mencari lapangan pekerjaan didesa),
jadi untuk mengumpulkan anggota untuk menghadiri acara perkawinan atau lainnya
agak susah, atau ada anggota, tetapi sebagian mereka malu untuk tampil didepan
orang banyak, kerena sudah masuk usia pemuda dan ada rasa gengsi, ada juga
penyebab ketidak aktifan anggota disebabkan mereka tidak senang atas ketidak
jelasannya atau ketidak terbukaannya administrasi Hadrah milik warga, yang
menimbulkan tanda tanya, semisal masalah keuangan dan lainnya, jadi untuk
menghindari hilangnya budaya Hadrah di Desa Keramat, dan juga kerena adanya dorongan
dari masyarakat, yang banyak meminta agar dibentuknya Hadrah di Madrasah,
akhirnya pada tahun 2014 didirikanlah Hadrah Al karomah MTs Intisyarul Mabarrat
Keramat Haur Gading dengan beberapa alasan.
1.
Madrasah berada di Desa Keramat, dan sebagian siswanya memang
mereka yang sudah tidak asing lagi dengan budaya Hadrah itu sendiri dan mudah
dilajari.
2.
Mudahnya dalam hal regenerasi, kerena apabila tamat akan diganti
lagi dengan siswa yang lainnya.
3.
Siswa MTs merupakan umur pertengahan, tidak terlalu muda atau tidak
kekanak kanakan, sehingga mudah untuk dilajari, dan tidak terlalu tua juga yang
bisa malu dan gengsi untuk ikut Hadrah
Pada awal berdiri Hadrah MTs dibina dan dilatih
oleh Masyarakat yang merupakan para anggota senior dibidang Hadrah di Desa
Keramat Haur Gading, seperti saudara Jali, H. Jani, Julak Suri,
Muhammad dan lain-lain.
B.
Tujuan
Tujuan
berdirinya Hadrah Al Karomah MTs Intisyarul Mabarrat, diantaranya
1.
Melestarikan budaya Hadrah yang ada didesa Haur Gading yang sudah
berlangsung dari tahun 40/30 an, yang menurut cerita sudah kami uraikan diatas.
2.
Mengenalkan kepada anak-anak budaya Hadrah/Sinoman, supaya tumbuh
dihati mereka cinta dan keinginan untuk melestarikan budaya Hadrah tersebut.
3.
Mengimbangi anak-anak dari banyaknya budaya-budaya luar yang masuk,
yang kebanyakan tidak mendidik dan condrong kearah negatif
4.
Dengan kegiatan Hadrah menjadikan anak-anak kita dapat mengisi
waktu mereka dengan hal-hal yang bermanfaat
5.
Menyalurkan dan menumbuhkan bakat-bakat anak-anak, baik yang bisa
membaca syair, terbang dan lain-lainnya
6.
Menolong dan membantu orang yang berhajat, baik dipangantinan,
menyambut pejabat dan lainnya.
C.
Kepengurusan pada awal berdiri
Kepengurusan pada
awal berdiri dikelola oleh Bapak Hasbianor dan Bapak H. Hasbi, dan sebagai
pelindung Kepala Madrasah Bapak Edi Supriadi, Kepala Desa Keramat Bapak Johani
dan beberapa orang tokoh Masyarakat.
D.
Kreasi bentuk dan gerakan Hadrah
Hadrah Al
Karomah mempunyai bentuk atau konsep yang sedikit agak berbeda dengan Hadrah
kebanyakan, terutama dari segi lagu atau syair, Hadrah Al karomah membawakan
lagu-lagu berbagai macam irama dalam banyak nuansa makna, mulai dari pujian
kepada Nabi Saw, Cinta tanah air, perjuangan, percintaan dan lainnya, dan
biasanya lagu juga diadopsi dari lagu-lagu para penyanyi Timur Tengah seperti
Ummi Kulsum, Farid Al Atrasy dan lain-lain, kalau Hadrah yang lain, mungkin
kebanyakan membawa lagu-lagu atau syair Shalawat kepada Nabi Saw.
Ketika
mengantar penganti biasanya lagu yang dibawakan berjumlah delapan atau
sembilan, 4 lagu ditempat mempelai pria, satu atau dua lagu dijalan(ketika
mendekati rumah mempelai perempuan) empat lagu lagi ditempat mempelai
perempuan, dengan lagu yang berbeda, tetapi gerakan yang sama, untuk gerakan,
Hadrah Al karomah tetap memakai gerakan cara orang terdahulu, walaupun pernah
juga membawa atau mencipta gerakan yang baru, Cuma belum terterapkan dengan
baik kepada anggota.
Untuk jumlah
keanggotaan setiap kali main tidak tertentu, tukang payung satu atau dua,
seperti saudara Abdurrahman, Arbani, Ilmi, Syahrudin, Ramadhani, Syaukani,
Abdul Ghani, Hasbi, Rahmatullah dan lain-lain) tukang syair dua atau tiga
orang, terbang sekitar 8 orang, katapung satu, untuk mengisi bendera empat
orang setiap barisnya, dan jumlah barisan bervariasi, tergantung anggota yang hadir, bisa sampai 14
baris.
E.
Keanggotaan
Hadrah Al
Karomah diisi 90 % lebih siswa MTs Intisyarul Mabarrat, dan sebagian lagi diisi
oleh para Alumni, pada tahun 2014 pada awal berdiri, tukang syair diisi oleh
saudara Muhammad Fathullah, dengan dibantu oleh tukang syair dari Masyarakat,
seperti saudara Jali, H. Arifin dan lain-lain, dengan pemukul terbang diiisi
oleh bagian Nabehani, Ahmad Khairil Anwar, Zainal Abidin, Ilmi, Hasni, Yasir,
Nabil, Khairul, dan lainnya, bagian pemain bendera diantaranya Bakeri, Janadi, Ziad,
Syaukani, Marhat, Ja’far, Ahmad Syauki, dan lainnya.
Pada tahun 2015
tukang syair hanya mengandalkan siswa dan alumni MTs saja, yaitu saudara
Muhammad Fathullah, Ahmad Yandi dan Rahmatullah, dengan pemukul terbang tetap
diisi anggota terdahulu, tetapi bertambah dari siswa yang lebih rendah
kelasnya, seperti saudara Bahruddin, Khairul, M. Syauqi, Syukeran, Alif, Luqman
dan lain-lain.
Pada tahun 2016
ini tukang syair tetap diisi oleh saudara Muhammad Fathullah dan Bahruddin, dan
terakadang dibantu oleh para penyair yang sudah tamat atau alumni, dengan
pemukul terbang diantaranya, M. Ruseli, Luqmanul Hakim, Ahmad Muhajir, M.
Syauqi, Abdul Ghani, Muhammad Alif, Rahmani, Hasbi, Abdul Khair dan lain-lain.
F.
Penampilan
Sampai tanggal
31 Maret 2017, Hadrah Al Karomah sudah tampil 43 kali, baik acara pengantinan,
menyambut pejabat, acara pawai, pembukaan acara dan lainnya.
Diantara
pejabat yang pernah disambut, Menteri Pertanian, PLT Gubernur Kalsel, Bupati
Hulu Sungai Utara, Kepala Dinas Pertanian di Folder Alabio, Wagub Rudy Resnawan
di Desa Jumba, Isteri Wagub di Desa Pihaung, Kepala Pangdam Mulawarman, Bupati
Tanjung dua kali, dan Kepala BKKBN Pusat di Desa Hapalah Tanjung, Pembukaan MTQ
Se HSU di Kecamatn Haur Gading, Pawai Muharram di Pemkab HSU, Pawai BKPRMI,
team penilai lomba Desa dari Banjarmasin dan lain-lain.
Tempat yang pernah
dikunjungi Hadrah Al karomah sangatlah banyak, mulai daerah sekitar Haur
Gading, Amuntai, Tanjung, Halong, Mahe, Muara Uya dan lain-lain.
G.
Harapan
Semoga Hadrah
Al Karomah tetap jaya dan eksis, walaupun jaman semakin maju dan canggih, dan
semoga anak-anak kita tetap mencintai budaya Hadrah, sebagai suatu sarana
hiburan untuk menolong, menhibura atau memabntu orang lain.
H.
Penutup
Semoga Profil
singkat ini bermanfaat kita semua, dibuat tanggal 22 Oktober 2016 s/d 31 Maret
2017
I.
Gambar kegiatan
Hadrah MTs
Menyambut Menteri Pertanian, PLT Gubernur Kalsel, Bupati Hulu Sungai Utara,
Kepala Dinas Pertanian, dan pejabat lainnya di Folder Alabio.
Hadrah
MTs Menyambut Wakil Gubernur di Desa Jumba
Hadrah MTs Menyambut
Bupati Tanjung dan Kepala BKKBN Pusat di Desa KB Hapalah Tanjung
Hadrah MTs
Menyambut Isteri Wagub, Bupati Hulu Sungai Utara dan Isteri di Desa Pihaung
Hadrah MTs
Berphoto bersama Camat Haur Gading dan Isteri
J.
Struktur Kepengurusan Hadrah/Sinoman Al Karomah
BADAN PENGELOLA
KESENIAN HADRAH
AL KAROMAH
SUSUNAN PENGURUS
BADAN PENGELOLA KESENIAN HADRAH AL KAROMAH
Pelindung :
H. Guperan(Ketua Yayasan Intisyarul Mabarrat)
Penasehat :
1. Jaferi Zamzam
2. Al
Muna
Ketua :
H. Hasbi, S.Pd.I
Sekretaris :
Arbani
Bendahara :
Hasbianor, SH. I
Seksi-seksi
Seksi Tampilam/Acara :
1. M. Fathullah
2. A. Yandi
3. Rahmatullah
4. Bahruddiin
Seksi Perlengkapan : 1. Janadi
2. Zainal Abidin
3. Bakeri
4. Alif A’la Hidayat
Seksi Humas : 1. Abdhul Ghani
2. Ruseli
3. Rahmani
4. Luqman
Seksi Dokumentasi : 1. A. Syauqi
2. Nabehani
3. M. Ilmi
4. Hasni
Seksi Dana :
1. A. Zaki
2. Ramadhani
3. Hadarani
K.
Daptar Tampil Hadrah Al Karomah
|
No
|
Kegiatan/acara
|
Tempat
|
Keterangan
|
|
1
|
Mengntar
Kawin Saudara
|
|
|
|
2
|
Mengntar Kawin Saudara
|
|
|
|
3
|
Mengntar Kawin Saudara
|
|
|
|
4
|
Mengntar Kawin Saudara
|
|
|
|
5
|
Mengntar Kawin Saudara
|
|
|
|
6
|
Mengntar Kawin Saudara
|
|
|
|
7
|
Mengntar Kawin Saudara
|
|
|
|
8
|
Mengntar Kawin Saudara
|
|
|
|
9
|
Mengntar Kawin Saudara
|
|
|
|
10
|
Mengntar Kawin Saudara
|
|
|
|
11
|
Mengntar Kawin Saudara
|
|
|
|
12
|
Mengntar Kawin Saudara
|
|
|
|
13
|
Mengntar Kawin Saudara
|
|
|
|
14
|
Mengntar Kawin Saudara
|
|
|
|
15
|
Mengntar Kawin Saudara
|
|
|
|
16
|
Mengntar Kawin Saudara
|
|
|
|
17
|
Mengntar Kawin Saudara
|
|
|
|
18
|
Mengntar Kawin Saudara
|
|
|
|
19
|
Mengntar Kawin Saudara
|
|
|
|
20
|
Mengntar Kawin Saudara
|
|
|
|
21
|
Mengntar Kawin Saudara
|
|
|
|
22
|
Mengntar Kawin Saudara
|
|
|
|
23
|
Mengntar Kawin Saudara
|
|
|
|
24
|
Mengntar Kawin Saudara
|
|
|
|
25
|
Mengntar Kawin Saudara
|
|
|
|
26
|
Mengntar Kawin Saudara
|
|
|
|
27
|
Mengntar Kawin Saudara
|
|
|
|
28
|
Mengntar Kawin Saudara
|
|
|
|
29
|
Mengntar Kawin Saudara
|
|
|
|
30
|
Mengntar Kawin Saudara
|
|
|
|
31
|
Menyambut
|
|
|
|
32
|
|
|
|
|
33
|
|
|
|
|
34
|
|
|
|
|
35
|
|
|
|
|
36
|
|
|
|
|
37
|
|
|
|
|
38
|
|
|
|
|
39
|
|
|
|
|
40
|
|
|
|
|
41
|
|
|
|
|
42
|
|
|
|
|
43
|
|
|
|
Dibuat dari tanggal 22 Oktober 2016 sampai 31 Maret 2017
PENGURUS
KESENIAN HADRAH/SINOMAN AL KAROMAH
DESA KERAMAT
HAUR GADING
Ketua Sekretaris Bendahara
H. Hasbi, S. Pd.I Arbani Hasbianor,
SH.I
MENGETAHUI
Kepala MTs
Intisyarul Mabarrat
Almuna, S.Ag,
MP.d.I
NIP.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar